Jumat, 12 Juli 2013

Pertama Kali, Stasiun Televisi Inggris Siarkan Adzan Di Bulan Ramadhan.

Salah satu stasiun televisi Inggris Channel 4 akan menyiarkan adzan subuh dan maghrib selama bulan Ramadhan. Manajemen Channel 4 berharap pengumandangan adzan itu menaikkan rating pemirsa, terutama dari kalangan muslim yang menjadi warga minoritas di Inggris.
Kebijakan itu juga dilakukan sebagai upaya menampilkan sisi lain Islam. Sebab, sebagian warga Inggris mengidentikkan Islam dan kaum muslim dengan terorisme dan kekerasan. Tak hanya menyiarkan adzan subuh dan maghrib, Channel 4 juga akan menayangkan detail jam matahari terbit dan terbenam serta liputan soal keseharian warga Muslim di Inggris.

"Menyusul tragedi Woolwich (pemenggalan prajurit yang diduga kuat dilakukan penganut Islam) dan serangkaian pembalasan terhadap warga Muslim, belum pernah ada kebutuhan yang sangat mendesak untuk memberikan suara kepada mayoritas Muslim moderat," kata Ralph Lee, Kepala Program Faktual Channel 4.

Selama bulan Ramadhan, sebanyak 5% dari 63 juta penduduk Inggris akan menjalankan ibadah puasa. Pada saat musim panas seperti ini, maka umat Muslim di Inggris akan menjalani puasa rata-rata 18 jam sehari.

"Mungkin Channel 4 akan dikritik karena memperhatikan kelompok pemeluk agama minoritas. Namun, itulah fungsi kami, yakni memberikan ruang bagi mereka yang jarang terekspos. Jangan lupa, Islam adalah salah satu agama yang berkembang di Inggris. Separuh pemeluk Islam di Inggris berusia di bawah 25 tahun, sesuai target pemirsa Channel 4," ujar Lee.

Namun, dia meyakinkan, langkah stasiun televisinya tidak berbeda dengan ketika mereka menyiarkan perayaan ulang tahun Ratu Inggris. "Pengumandangan adzan ini sama dengan peristiwa nasional lainnya yang telah mendapat liputan utama di televisi, seperti ulang tahun Ratu."

Langkah Channel 4 ini mendapat sejumlah penentangan. Salah satunya dari tabloid The Sun yang memuat berita utama untuk mengkritik langkah tersebut. Namun, dukungan atas langkah berani Channel 4 itu juga ada, seperti yang dilakukan Komunitas Sekuler Nasional Inggris.

"Saya melihat langkah ini sebagai penyeimbang BBC yang lebih condong ke Kristen dan Channel 4 menjaga keseimbangannya. Persentase Muslim di Inggris sangat kecil, sehingga sedikit orang akan tertarik. Ini mungkin hal baru dan Channel 4 bertindak baik," kata Presiden Komunitas Sekuler Nasional Terry Sanderson.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar